Protes Bantuan Gempa Manggarai, Polisi Redam Blokade Warga secara Damai

By Admin


Dok. Ist

nusakini.com, Warga terdampak gempa di wilayah Wae Pesi, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga sempat menghentikan kendaraan dinas aparat pada Sabtu (22/08). Aksi tersebut menurut aparat kepolisian dilakukan sebagai bentuk protes atas keterlambatan distribusi bantuan kemanusiaan ke lingkungan desa mereka.

Rombongan kepolisian yang diadang kelompok warga ini diketahui sedang dalam perjalanan tugas menuju area Posko Reo. Penutupan sepihak akses jalan tersebut bertujuan untuk menuntut kepastian pasokan logistik darurat dari pemerintah daerah dan instansi berwenang.

Merespons ketegangan ini, Kasi Humas Polres Manggarai yakni AKP Ngurah Saba Nugraha segera turun tangan berdialog dengan massa di lokasi. Berdasarkan laporan di lapangan, perwira polisi tersebut memilih pendekatan kekeluargaan ketimbang mengambil tindakan pembubaran paksa secara represif.

Ia kemudian secara sabar mendengarkan seluruh keluhan sekaligus memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme pembagian logistik darurat. “Kami datang untuk mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka dan menjelaskan kondisi pendistribusian bantuan agar semuanya bisa dipahami bersama," ujar AKP Ngurah.

Sosialisasi dialogis dari pihak kepolisian ini perlahan berhasil meredam emosi penyintas bencana yang sebelumnya sempat memanas. Akses jalan lintas menuju Posko Reo pun akhirnya secara sukarela kembali dibuka untuk kelancaran mobilitas operasional aparat. (*)